Takut gendut setelah Ramadan? Jangan risi, ikuti cara diet saat puasa yang kondusif dan sehat.  Cara ini perlu diketahui karena tak jarang berat badan malah naik saat puasa dampak porsi makan yang berlebihan, terutama saat berbuka tidak makan. Lantas, bagaimana diet saat puasa yang benar dan efektif?

diet-saat-puasa-doktersehat

Cara Diet ketika Puasa yang Benar dan Aman

Pada dasarnya, diet ketika puasa tidak jauh berbeda dengan diet yg Anda terapkan di luar bulan Ramadan. Anda tetap saja harus memerhatikan keseimbangan asupan antara karobhidrat, protein, dan lemak dalam setiap makanan yg dikonsumsi. Ini tentu saja berlaku baik ketika sahur maupun berbuka puasa.

Jangan sampai momen sahur dan berbuka tidak makan malah merusak program diet Anda. Berikut ini tips diet ketika puasa untuk mengontrol berat badan agar tampil menawan di Hari Raya Idulfitri:

1. Hindari Makanan atau Minuman Mengandung Gula

Setelah seharian tak makan dan minum, tubuh tentu saja menjadi lemas tak bertenaga. Oleh sebab itu, saat berbuka puasa, Anda disarankan untuk terlebih lalu mengonsumsi makanan dan minuman manis, pun demikian saat sahur untuk memberikan tenaga saat berpuasa.

Akan tapi, bagi Anda yang sedang berdiet, ada baiknya untuk tak mengonsumsi makanan maupun minuman manis secara hiperbola, terutama saat berbuka puasa. Walaupun gula adalah sumber energi, perlu diingat bahwa gula juga salah satu bahan makanan yang membuat gemuk.

Hal ini karena saat berpuasa, produksi insulin di dalam tubuh akan mengalami defisiensi. Padahal, insulin berfungsi untuk mengubah gula menjadi energi untuk tubuh. Akibat kurangnya insulin, gula yang masuk cuma akan menjadi lemak.

2. Hindari Berbuka dengan Gorengan

Aneka gorengan seperti risoles, bakwan, tahu isi, hingga pisang goreng memang sangat menggugah selera dan tepat untuk dijadikan santapan saat sahur, apalagi saat berbuka puasa.

Namun, mengonsumsi gorengan saat bulan puasa tak disarankan untuk Anda yang sedang menjalani program diet menurunkan berat badan.

Cara diet saat puasa ini penting untuk dilakukan. Pasalnya, gorengan mengandung banyak lemak, terelabih lagi jenis lemak yang dikandung adalah lemak jenuh. Selain bisa membuat tubuh Anda bertambah gemuk, lemak jenuh memicu kolesterol jahat (LDL) memenuhi tubuh.

Daripada mengonsumsi gorengan maupun jenis makanan lainnya yang mengandung lemak jenuh, perbanyaklah konsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh, seperti ikan, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Di samping tak kalah nikmat, makanan-makanan tersebut sudah pasti jauh lebih sehat dan tak membuat berat badan bertambah.

3. Konsumsi Makanan yang Mengandung Protein dan Serat

Sebaliknya, lakukan tips diet saat puasa dengan memperbanyak konsumsi makanan yang kaya akan kandungan protein dan serat. Alih-alih mengonsumsi makanan yang mengandung kalori, makanan yang mengandung protein dan serat cenderung membuat perut Anda kenyang lebih lama.

Dengan begitu, saat waktu berbuka puasa tiba, Anda tidak ‘kalap’ dengan mengonsumsi hidangan berbuka terlalu banyak yg mana hal tersebut akan membuat program diet Anda jadi gagal.

4. Perbanyak Minum Air Putih

Jangan lupakan juga pentingnya air putih ketika menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kurangnya asupan air sepanjang hari akibat berpuasa, mengharuskan Anda untuk banyak minum air putih ketika sahur dan berbuka guna segera mengganti cairan tubuh yg habis.

Sementara itu dalam kaitannya dengan diet ketika puasa, air putih jauh lebih sehat ketimbang macam minuman lainnya, terutama yang mengandung banyak gula. Alih-alih minum sirup terlalu banyak, yang harus Anda lakukan justru lebih banyak minum air putih ketika berbuka. Kandungan gula pada minuman seperti sirup bisa-bisa membuat berat Anda malah naik.

Idealnya, Anda mengonsumsi air putih sebanyak 3 gelas ketika sahur, 3 gelas saat berbuka, 3 gelas selepas solat Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

5. Makan Secukupnya ketika Berbuka

Godaan terbesar dari puasa Ramadan adalah pada ketika waktu buka puasa tiba. Bagaimana tidak? Setelah seharian menahan belum makan dan haus, Anda tentu merasa kelaparan dan kehausan. Ujung-ujungnya, semua makanan dan minuman yang ada di meja makan disantap semua.

Hati-hati, khususnya bagi Anda yang sedang menjalani program diet ketika puasa. Kalau Anda berpikir makan dan minum banyak ketika buka puasa sah-sah saja dan tidak terlalu mengganggu diet, maka hal tersebut sepenuhnya salah.

Nyatanya, porsi makan yg berlebihan meski hanya dilakukan saat berbuka tetap saja berpengaruh terhadap penambahan berat badan. Terlebih lagi, makanan yang Anda konsumsi kaya mulai kandungan gula dan lemak jenuh.

Oleh karena itu, tetaplah makan dalam porsi yg tidak berlebihan agar diet saat puasa Anda berjalan lancar dan efektif.

6. Makan Perlahan

Selain makan secukupnya, Anda harus makan secara perlahan. Lebih baik lagi untuk terlebih dahulu menyantap makanan-makanan ringan. Setelah selessai melaksanakan solat Tarawih, baru dilanjutkan dengan menyantap hidangan utama.

7. Olahraga

Meskipun tengah berpuasa, bukan berarti aktivitas olahraga harus berhenti, ya. Faktanya, salah satu cara diet saat puasa adalah dengan tetap rutin sedang olahraga.

Untuk menghasilkan energi, yang dilakukan oleh tubuh biasanya membakar gula (glukosa) yang ada di dalam tubuh. Namun ketika berpuasa, yang notabene tubuh akan kekurangan glukosa, tubuh lantas mencari alternatif sumber energi lainnya, kali ini dari tumpukan lemak berlebiih.

Nah, aktivitas membakar lemak berlebih untuk menghasilkan energi tersebutlah yang menjadi alasan mengapa olahraga saat puasa masuk ke dalam daftar tips diet ketika puasa kali ini.

8. Istirahat yang Cukup

Diet ketika puasa akan semakin efektif jika Anda menerapkan istirahat tidur yg cukup. Hal ini didasari fakta bahwa istirahat atau tidur yg kurang selama bulan Ramadan dapat merusak metabolisme tubuh.

Akibatnya, tubuh tidak dapat melakukan pembakaran lemak dengan baik. Tak hanya itu, kurang tidur saat bulan tidak makan disebut-sebut hanya akan meningkatkan hormon ghrelin, yg mana hormon tersebut dapat membuat nafsu makan bertambah.

Jika telah begitu, maka jangan heran saat waktu berbuka datang, yang ingin Anda lakukan hanyalah menyantap sebanyak mungkin hidangan berbuka yg tersedia. Diet pun gagal. Oleh karena itu, jangan lupakan tips diet ketika puasa yang satu ini, ya.

Diet ketika Puasa, Bikin Berat Badan Turun Lebih Cepat?

Jika dikerjakan dengan benar, diet saat puasa bisa membuat berat badan Anda turun lebih cepat. Keuntungan melakukan diet saat puasa tersebut dikarenakan:

  • Tubuh membakar lebih poly lemak dan cepat
  • Metabolisme tubuh meningkat
  • Meningkatkan hormon pertumbuhan
  • Lebih sedikit kalori yang masuk ke tubuh

Selengkapnya tentang manfaat diet saat puasa untuk menurunkan berat badan secara cepat, klik disini.

Itu dia informasi mengenai tips atau cara diet saat puasa yang dapat Anda terapkan. Selamat berpuasa dan semoga berhasil dengan diet Anda!

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi