9 Tips Diet Saat Puasa yang Efektif Turunkan Berat Badan | SehatQ

9 Tips Diet Saat Puasa yang Efektif Turunkan Berat Badan | SehatQ

Custom Text

9 Tips Diet ketika Puasa yang Efektif Turunkan Berat Badan

Bulan Ramadan bisa menjadi momen yg tepat bagi Anda yang berangan-angan untuk diet namun belum juga kesampaian. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tips diet ketika puasa yang tepat agar cara menurunkan berat badan Anda bisa berjalan maksimal. Lantas, bagaimana caranya? 

Banyak orang menganggap dengan menjalani tidak makan Ramadan maka dapat membantu Anda menurunkan berat badan. Kenyataannya, tak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan saat menjalankan ibadah ini. 

Pada dasarnya, tips diet saat puasa sama dengan tips diet yang Anda lakukan sehari-hari di luar bulan Ramadan. Anda tetap harus melakukan diet seimbang dengan mengonsumsi asupan karbohidrat kompleks, lemak, dan protein yang tepat saat sahur dan berbuka puasa. 

Jika hal sederhana tersebut tak diperhatikan, maka impian menurunkan berat badan cuma berakhir menjadi angan-angan semata. Nah, untuk menghindari hal tersebut, berikut adalah tips diet saat puasa yang bisa Anda terapkan di bulan Ramadan ini. 

1. Memenuhi asupan nutrisi dengan baik

Salah sesuatu tips diet saat puasa yang penting dikerjakan adalah memenuhi asupan nutrisi tubuh dengan baik. Pastikan apabila makanan sahur dan berbuka tidak makan Anda memiliki nutrisi yang lengkap dan seimbang. Jadi, tidak hanya sekadar mengenakkan lidah.

Caranya, dengan memenuhi karbohidrat yang berasal dari gandum utuh, kentang, oatmeal, atau nasi merah sebagai sumber energi Anda ketika berpuasa. Kemudian, tambahkan lemak sehat yang berasal dari daging merah tanpa lemak, ikan salmon, minyak zaitun, dan alpukat. 

Konsumsi pula makanan tinggi protein dari telur, tahu, tempe, ikan, ayam, dan lain sebagainya. Makanan tinggi protein dapat membantu menekan nafsu makan sehingga ketika saatnya makan malam setelah berbuka tidak makan, Anda jadi tidak kalap dan makan berlebihan. 

Jangan lupa bagi mengonsumsi serat yang berasal dari sayuran hijau dan buah-buahan, seperti stroberi, raspberry, apel, pisang, jeruk, dan pepaya. 

Serat mulai diserap dan dicerna oleh tubuh dalam waktu yg lebih lama. Dengan ini, Anda bisa merasa kenyang sepanjang hari dan mencegah timbulnya rasa lapar selama puasa.

2. Menghindari makan produk olahan

Makanan olahan dan junk food memang biasanya terasa enak dan bikin ketagihan karena mengandung monosodium glutamat (MSG), pemanis buatan, sodium, dan lemak. Inilah yang membuat Anda jadi gampang lapar lantaran sulit mengendalikan keinginan untuk makan makanan tersebut. 

Sebaiknya, pilihlah menu sahur dan berbuka puasa yang diolah sendiri sehingga dapat terjamin kandungan nutrisinya. Anda bisa memasaknya dengan cara ditumis, direbus, dikukus, atau dipanggang. 

3. Menghindari makanan atau minuman manis

Salah sesuatu tips diet saat puasa adalah menghindari makanan dan minuman manis
Minuman manis memang sangat menggugah selera ketika dinikmati ketika berbuka puasa

Tips diet ketika puasa berikutnya adalah menghindari makanan dan minuman manis. 

Makanan atau minuman manis mampu memenuhi energi dalam tubuh. Akan tetapi, terlalu banyak mengonsumsi makanan dan minuman manis justru mulai mengacaukan cara diet saat puasa yang melakukan Anda lakukan. 

Makanan dan minuman manis tidak mampu mengurangi rasa lapar, sebaliknya Anda jadi ingin mengonsumsinya lebih banyak. Hal inilah yang dapat meningkatkan berat badan. 

Selain itu, ketika berpuasa, produksi insulin tubuh menurun. Padahal insulin berperan bagi mengubah gula menjadi sumber energi. Jika gula tidak diubah menjadi energi, maka tubuh akan menyimpannya dalam bentuk lemak. Akibatnya, Anda pun bisa gemuk. 

Sebagai solusinya, Anda bisa makan kurma saat berbuka puasa. Tak hanya sebagai sunnah berbuka puasa, kurma yaitu sumber gula yang baik dan kaya nutrisi, seperti serat yang tinggi, mangan, dan kalium.

4. Menghindari makanan berminyak

Tips diet saat puasa lainnya adalah jangan makan gorengan
Meski mengenakkan lidah, makan gorengan tidak disarankan

Makan makanan berminyak memang tampak sangat menggiurkan dan tepat untuk dijadikan sebagai hidangan sahur dan berbuka puasa. 

Akan tapi, makan makanan berminyak tidak disarankan bagi Anda yang sedang menjalani diet saat puasa untuk menurunkan berat badan. 

Sebab, makanan berminyak banyak mengandung lemak, terutama lemak jenuh. Selain menyebabkan peningkatan berat badan, lemak jenuh dapat memicu kolesterol dursila (LDL) sehingga meningkatkan risiko munculnya penyakit jantung hingga diabetes. 

5. Jangan makan berlebihan saat berbuka puasa

Makan hiperbola saat berbuka puasa tidak dianjurkan bagi Anda yang sedang menjalani tips diet saat puasa
Makan hiperbola bisa menyebabkan peningkatan berat badan 

Saat waktu buka puasa tiba, tak sedikit orang yang makan berlebihan. Setelah menahan lapar dan haus selama dua waktu, semua menu makanan yang ada di meja makan rasanya ingin dicicipi. Tak ayal bila beberapa orang menjadikan momen berbuka puasa sebagai waktu untuk balas dendam setelah seharian berpuasa. 

Namun, bagi Anda yang tengah menjalani program diet saat puasa, sebaiknya perlu berhati-hati. Pasalnya, porsi makan yang hiperbola saat berbuka puasa bisa menyebabkan peningkatan berat badan. Terlebih apabila makanan yang Anda konsumsi mengandung gula dan lemak jenuh. 

Maka dari itu, tetaplah makan dalam porsi yang tak berlebihan agar tips diet saat puasa Anda bisa berjalan efektif. 

6. Makan secara perlahan

Tak sedikit orang yang kalap saat menyantap hidangan berbuka puasa. Padahal makan banyak dalam waktu dekat bisa membuat perut terasa tidak nyaman. 

Bagi Anda yang sedang menjalani diet, mulailah buka puasa dengan 3 buah kurma, air putih atau setengah gelas jus jeruk tanpa gula, diikuti semangkuk sup hangat. 

Kemudian, Anda bisa menunaikan ibadah salat maghrib, isya, dan tarawih terlebih dahulu. Setelah itu, baru lanjutkan dengan menyantap hidangan utama. Langkah ini dapat membantu membuat kadar gula darah tetap normal dan mengendalikan nafsu makan Anda.

7. Memperbanyak asupan air putih

Pastikan Anda tetap memenuhi asupan air putih selama bulan tidak makan, paling tidak 8 gelas per hari. Anda mampu menggunakan rumus 2-4-2, yakni dua gelas ketika sahur, empat gelas saat berbuka puasa, dan 2 gelas sebelum tidur di malam hari. 

Sebuah

studi

yg dipublikasikan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism mengungkapkan bahwa minum air putih mampu meningkatkan sistem metabolisme tubuh hingga 30 persen. Semakin cepat metabolisme tubuh Anda bekerja maka semakin banyak lemak dan kalori yg dibakar oleh tubuh. 

8. Tetap berolahraga

Tips diet ketika puasa selanjutnya adalah dengan melakukan olahraga. Olahraga ketika puasa dapat membuat tubuh tetap sehat dan menolong menurunkan berat badan, terutama bagi Anda yg sedang diet. 

Waktu yang tepat bagi olahraga saat puasa adalah ketika Anda telah mendapatkan makanan dan minuman yang cukup bagi berolahraga atau setelah berbuka puasa, misalnya setelah selesai menunaikan ibadah salat tarawih di malam hari. 

Anda juga bisa melakukan olahraga satu jam sebelum waktu berbuka tidak makan tiba. Dengan ini, Anda tidak merasa lemas, haus, atau kelaparan. 

9. Tidur yg cukup

Tidur yang cukup juga menjadi tips diet ketika puasa lainnya. Ya, ketika Anda kurang tidur, kadar hormon ghrelin dalam tubuh akan meningkat sehingga menyebabkan nafsu makan bertambah. 

Kondisi tersebut bisa membuat Anda jadi kalap dan makan terlalu banyak ketika waktu buka puasa tiba. 


informasi selengkapnya mengenai tips puasa

Jika tips diet ketika puasa dilakukan dengan tepat, maka keinginan Anda buat mendapatkan berat badan ideal pun tidak hanya sekadar impian. Selamat mencoba!

Artikel ini telah ditampilkan oleh www.sehatq.com dengan judul 9 Tips Diet Saat Puasa yang Efektif Turunkan Berat Badan | SehatQ.
Silahkan berbagi jika bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *