Umroh.com – ketika berpuasa tidak hanya menahan lapar dan haus saja. Namun menjadi kesempatan Anda yang memiliki berat badan berlebihan dengan menurunkan berat badan. Diet saat puasa adalah waktu yang tepat, karena makan yang hanya dibatasi sebanyak dua kali per hari (yaitu waktu buka puasa dan sahur) dapat membantu Anda mengontrol asupan makanan. Namun ingat, jangan makan berlebihan saat buka puasa dan sahur. Hal ini justru dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Lalu bagaimana cara diet saat puasa? Apakah dapat puasa membuat berat badan turun? Simak pembahasan berikut ini.

Baca juga: Selain poly Nutrisi, Ini Dia 5 Menu Sahur untuk Diet

Kalori yang dikonsumsi saat Diet

Walaupun waktu makan Anda dibatasi saat puasa, namun asupan makan Anda perlu dikontrol jika Anda ingin menurunkan berat badan. Sebaiknya kurangi asupan kalori Anda sebanyak 500 kalori per hari untuk mendapatkan penurunan berat badan sebanyak 0,5-1 kg per pekan. Misalnya, total asupan kalori Anda biasanya adalah sebanyak 2000 kalori, maka Anda hanya perlu mengonsumsi sebanyak 1500 kalori ketika puasa untuk mencapai penurunan berat badan.

Namun, jangan berlebihan dalam membatasi asupan kalori Anda. Ingat, tubuh Anda tetap membutuhkan kalori bagi melakukan fungsi normalnya. Setidaknya, Anda harus mencukupi kebutuhan kalori minimal 1200 kalori/hari bagi menjaga fungsi normal tubuh.

Cara Diet ketika Puasa

Saat buka puasa atau sahur harus memperhatikan kesinmbangan asupan karbohidrat, protein, dan lemak dalam setiap mengkonsumsinya. Ini mulai memicu kesehatan tubuh Anda. Selain itu pola makanan yg seimbang akan membantu mengurangi berat badan yg berlebihan. Jika dilakukan dengan benar, diet ketika puasa bisa membuat berat badan Anda turun lebih cepat. Keuntungan melakukan diet saat puasa tersebut dikarenakan tubuh membakar lebih banyak lemak dan cepat, metabolisme tubuh meningkat, meningkatkan hormon pertumbuhan, dan lebih sedikit kalori yg masuk ke tubuh. Nah bagaimana menjaga keseimbangan tersebut? Berikut ini 10 cara diet saat puasa, diantaranya.

1. Perbanyak Minum Air Putih

Jangan lupakan juga pentingnya air putih saat menjalankan ibadah puasa Ramadan. Kurangnya asupan air sepanjang hari akibat berpuasa, mengharuskan Anda untuk banyak minum air putih saat sahur dan berbuka guna langsung mengganti cairan tubuh yang habis.

Sementara itu dalam kaitannya dengan diet saat puasa, air putih jauh lebih sehat ketimbang jenis minuman lainnya, terutama yang mengandung banyak gula. Alih-alih minum sirup terlalu poly, yang harus Anda lakukan justru lebih poly minum air putih saat berbuka. Kandungan gula pada minuman seperti sirup bisa-bisa membuat berat Anda malah naik. Idealnya, Anda mengonsumsi air putih sebanyak 3 gelas saat sahur, 3 gelas saat berbuka, 3 gelas selepas solat Tarawih, dan 2 gelas sebelum tidur.

hanya di Umroh.com, Anda akan mendapatkan tabungan umroh hingga jutaan rupiah! Yuk download aplikasinya sekarang juga!

2. Konsumsi Makanan yang Mengandung Protein dan Serat

Diet ketika puasa dengan memperbanyak konsumsi makanan yang kaya mulai kandungan protein dan serat. Alih-alih mengonsumsi makanan yg mengandung kalori, makanan yang mengandung protein dan serat cenderung membuat perut Anda kenyang lebih lama. Dengan begitu, saat waktu berbuka puasa datang, Anda tidak ‘kalap’ dengan mengonsumsi hidangan berbuka terlalu banyak yg mana hal tersebut akan membuat program diet Anda jadi gagal.

3. Hindari Makanan atau Minuman Mengandung Gula

Umroh.com merangkum, setelah seharian tidak makan dan minum, tubuh tentu saja menjadi lemas tak bertenaga. Oleh sebab itu, saat berbuka puasa, Anda disarankan bagi terlebih dahulu mengonsumsi makanan dan minuman manis, pun demikian saat sahur untuk memberikan tenaga ketika berpuasa.

Akan tetapi, bagi Anda yang melakukan berdiet, ada baiknya untuk tidak mengonsumsi makanan maupun minuman manis secara berlebihan, terutama saat berbuka puasa. Walaupun gula adalah sumber energi, perlu diingat bahwa gula juga salah sesuatu bahan makanan yang membuat gemuk.

Hal ini karena ketika berpuasa, produksi insulin di dalam tubuh mulai mengalami defisiensi. Padahal, insulin berfungsi untuk mengubah gula menjadi energi buat tubuh. Akibat kurangnya insulin, gula yang masuk hanya mulai menjadi lemak.

4. Hindari Berbuka dengan Gorengan

Aneka gorengan seperti risoles, bakwan, tahu isi, hingga pisang goreng memang sangat menggugah selera dan tepat buat dijadikan santapan saat sahur, apalagi saat berbuka tidak makan. Namun, mengonsumsi gorengan saat bulan puasa tidak disarankan buat Anda yang sedang menjalani program diet menurunkan berat badan.

Cara diet ketika puasa ini penting untuk dilakukan. Pasalnya, gorengan mengandung banyak lemak, terelabih lagi jenis lemak yang dikandung adalah lemak jenuh. Selain bisa membuat tubuh Anda bertambah gemuk, lemak jenuh memicu kolesterol jahat (LDL) memenuhi tubuh.

Daripada mengonsumsi gorengan maupun macam makanan lainnya yang mengandung lemak jenuh, perbanyaklah konsumsi makanan yg mengandung lemak tak jenuh, seperti ikan, kacang-kacangan, dan buah-buahan. Di samping tak kalah nikmat, makanan-makanan tersebut sudah pasti jauh lebih sehat dan tidak membuat berat badan bertambah.

5. Makan Secukupnya saat Berbuka

Godaan terbesar dari tidak makan Ramadan adalah pada saat waktu buka tidak makan tiba. Bagaimana tidak? Setelah seharian menahan belum makan dan haus, Anda tentu merasa kelaparan dan kehausan. Ujung-ujungnya, semua makanan dan minuman yang ada di meja makan disantap semua.

Hati-hati, khususnya bagi Anda yang sedang menjalani program diet ketika puasa. Kalau Anda berpikir makan dan minum banyak ketika buka puasa sah-sah saja dan tidak terlalu mengganggu diet, maka hal tersebut sepenuhnya salah.

Nyatanya, porsi makan yg berlebihan meski hanya dilakukan saat berbuka tetap saja berpengaruh terhadap penambahan berat badan. Terlebih lagi, makanan yang Anda konsumsi kaya mulai kandungan gula dan lemak jenuh.

Oleh karena itu, tetaplah makan dalam porsi yg tidak berlebihan agar diet saat puasa Anda berjalan lancar dan efektif.

6. Makan Perlahan

Selain makan secukupnya, cara diet ketika puasa yang harus Anda terapkan adalah dengan makan secara perlahan. Lebih baik lagi untuk terlebih dahulu menyantap makanan-makanan ringan. Setelah selesai melaksanakan sholat Tarawih, baru dilanjutkan dengan menyantap hidangan utama.

Jadi, saat buka puasa dan makan malam justru jangan makan secepat-cepatnya mengikuti nafsu. Sebaliknya kamu harus mengendalikan diri, kunyah tiap suapan sebanyak 20 sampai 30 kali sebelum menelannya. Ini untuk membantu pencernaanmu dan juga menghindari risiko gangguan pencernaan

7. Tetap Berolahraga

Kamu juga harus tetap berolahraga saat puasa. Kamu dapat berolahraga kecil pada saat jam 5 menjelang buka puasa sehingga badan kamu akan mengecil dengan cepat karena berolahraga dapat membakar lemak dalam tubuh.

Bayangkan, jika kamu sudah berpuasa lalu ditambah berolahraga niscaya badan kamu akan sangat cepat mengecilnya. Kamu dapat berolahraga kecil seperti jogging, yoga, olahraga fisik seperti push up, sit up, pull up, skipping dan lainnya.

8. Tidur yang Cukup

Tidur bisa jadi cara menurunkan berat badan saat puasa yang manjur. Pasalnya, kurang tidur saat puasa akan mengacaukan sistem metabolisme kamu. Akibatnya, tubuh tidak membakar cadangan lemak secara efektif.

Di samping itu, kurang tidur juga meningkatkan kadar hormon ghrelin yang menyebabkan nafsu makan bertambah. Bisa-bisa ketika waktunya buka puasa kamu jadi kalap dan makan terlalu banyak.

9. Jangan Memforsir Pekerjaan

Jika kamu berpuasa dan menjalani program diet yang sudah dijelaskan di atas maka kamu tak boleh memaksakan pekerjaan kamu. Jika kegiatan kamu terlalu berat, lebih baik kamu istirahat serta menenangkan pikiran. Karena, menjalankan puasa dan diet bukan hal yang gampang untuk dilakukan. Bayangkan saja dengan kamu berpuasa setelah itu pola makan kamu juga diatur dan makanan kamu pun juga tak boleh sembarangan.

Punya planning untuk berangkat umroh bersama keluarga? Yuk wujudkan planning Anda cuma di Umroh.com!

10. Bulatkan Tekad dan Niat yang Kuat

Jika kamu diatas sudah tahu cara berdiet pada saat puasa. Kali ini satu hal yang penting untuk menjalani itu seluruh yaitu niat. Jika kamu mempunyai niat yang kuat maka kamu akan dapat menjalaninya. Karena disaat berpuasa godaan kamu untuk makan sinkron yang kamu mau adalah godaan yang paling besar dan pastinya itu dilarang dalam program yang sudah dijelaskan di atas.