Cara Diet Fertilitas Agar Cepat Hamil dan Tingkatkan Kesuburan – Tirto.ID

Cara Diet Fertilitas Agar Cepat Hamil dan Tingkatkan Kesuburan – Tirto.ID

Custom Text

Cara Diet Fertilitas Agar Cepat Hamil dan Tingkatkan Kesuburan

Diet fertilitas dianjurkan bagi perempuan yg menjalani program hami. Diet jenis ini terbukti mampu meningkatkan peluang untuk hamil dan kesuburan.

tirto.id

– Mayoritas program diet yang dikenal secara generik berorientasi pada penurunan berat badan. Akan tapi, ada juga program diet yang memiliki tujuan lain.

Salah satunya adalah diet fertilitas. Diet jenis ini bertujuan mendukung program hamil. Meskipun sifatnya hanya meningkatkan peluang kehamilan, sejumlah hasil studi memperlihatkan diet fertilitas dapat mempercepat proses pembuahan.

Diet untuk meningkatkan kesuburan perempuan tersebut berawal dari sebuah riset yang dilakukan pada tahun 1991 dan hasilnya dipublikasikan di jurnal Obstetrics and Gynecology.

Pada tahun 2007, hasil riset itu diterbitkan dalam sebuah buku yang berjudul The Fertility Diet: Groundbreaking Research Reveals Natural Ways to Boost Ovulation & Improve Your Chances of Getting Pregnant.

Dikutip dari laman Health, Profesor nutrisi dan epidemiologi dari Harvard T.H Chan School Public Health, Jorge Chavarro mengatakan diet fertilitas hingga kini masih relevan untuk dilakukan oleh para perempuan yang sedang menjalani program hamil.

Dia menyarankan para perempuan menyusun planning diet fertilitas dan menjalaninya pada 3 bulan sebelum program hamil. Diet fertilitas juga lebih baik dibarengi konsumsi suplemen dan sejumlah jenis vitamin prenatal.

Diet fertilitas dinilai bisa mendukung program hamil karena di poly kasus, para perempuan kekurangan nutrisi yang berdampak baik buat kesuburan dan persiapan untuk mengandung.

Sementara berdasarkan informasi di laman Fertility Center, sejumlah nutrisi yang dibutuhkan oleh perempuan saat menjalani kehamilan ialah asam folat, zat besi, vitamin B, dan vitamin D.

Jadi, dalam praktiknya, diet fertilitas dilakukan dengan membatasi asupan eksklusif dan menambah konsumsi sejumlah jenis nutrisi yang dapat mendukung peningkatan kesuburan dan peluang hamil.

Mengutip data di laman Parents, berikut adalah makanan yang disarankan untuk dikonsumsi saat menjalani diet fertilitas.

1. Buah dan sayuran

Sebuah penelitian di Harvard School of Public Health yang melibatkan hampir 19 ribu perempuan, menyimpulkan ada gangguan ovulasi pada mereka yang mengonsumsi lebih poly lemak trans, karbohidrat dan protein hewani.

Oleh karena itu, konsumsi sejumlah nutrisi yang dapat menganggu pembuahan itu perlu diimbangi dengan poly buah-buahan dan sayuran segar.

“Semangka, asparagus, serta buah-buahan dan sayuran mentah lainnya, memberi tubuh pasokan glutathione yg penting untuk kualitas sel telur,” kata Alisa Vitti, ahli gizi integratif dan penulis Woman Code: Perfect Your Cycle, Amplify Your Fertility, Supercharge Your Sex Drive, and Become a Power Source.

2. Lemak Nabati

Konsumsi lemak nabati yg sehat dalam jumlah sedang disarankan dalam diet fertilitas. Kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan minyak biji anggur bisa mengurangi peradangan di dalam tubuh yang menolong meningkatkan kesuburan dan peluang ovulasi.

“Penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi lemak tak jenuh tunggal dalam bentuk alpukat selama siklus IVF [in fitro vertilization] bisa meningkatkan keberhasilan sebanyak 3,5 kali, berbeda dengan wanita yang tidak mengonsumsi lemak botani yang baik selama periode itu,” kata Vitti.

3. Karbohidrat kompleks

Mengonsumsi karbohidrat kompleks dan membatasi asupan karbohidrat simpleks (nasi putih atau roti) disebut mampu meningkatkan kesuburan. Sebab, tubuh biasa lebih cepat mencerna karbohidrat simpleks dan mengubahnya menjadi gula darah.

Sementara untuk menurunkan lonjakan gula darah, pankreas melepaskan insulin ke aliran darah.
Banyak penelitian telah menyimpulkan bahwa kadar insulin yg tinggi bisa menghambat ovulasi.

Sedangkan karbohidrat baik (kompleks) yg mengandung serat, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan biji-bijian, biasanya dicerna secara perlahan oleh tubuh dan memiliki efek yg lebih bertahap pada produksi gula darah dan insulin. Biji-bijian merupakan sumber vitamin B yang baik bagi kesuburan, dan mengandung vitamin E, serta serat.

Untuk sebagian perempuan, terutama mereka yang memiliki kelainan hormonal seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS), mengurangi gluten juga disarankan.

“Gluten telah terbukti menciptakan respons inflamasi dalam tubuh, yang mempertinggi protein C-reaktif dan mengirimkan sinyal bahwa ini bukan waktu yang ideal untuk hamil,” kata Vitti.

“Itu membuat implantasi lebih sulit dan juga diketahui menghambat ovulasi,” tambah dia.

4. Protein

Diet fertilitas perlu dilakukan dengan mengurangi konsumsi protein dari daging merah. Perempuan yang menjalani program kehamilan lebih disarankan untuk mengonsumsi poly ikan.

Penelitian di Harvard School of Public Health juga menemukan bahwa infertilitas 39 persen lebih mungkin dialami perempuan yg mengonsumsi protein hewani tinggi.

Untuk menolong meningkatkan kesuburan, ada baiknya mengonsumsi protein botani. Terlebih lagi, protein nabati dari kacang-kacangan dan biji-bijian. Protein nabati hadir dengan lemak sehat dan relatif rendah kalori sekaligus mampu membantu menurunkan berat badan.

Sebuah studi memamerkan bahwa risiko gangguan ovulasi berkurang setengah ketika 5 persen dari total asupan kalori berasal dari protein botani.

5. Susu

Mengonsumsi sesuatu atau dua gelas susu sehari atau makanan olahan susu berlemak lainnya, seperti yogurt, disarankan untuk perempuan yang menjalani program kehamilan.

Mereka pun sebaiknya mengurangi konsumsi susu tanpa lemak atau rendah lemak. Asupan tinggi susu rendah lemak terbukti meningkatkan risiko infertilitas.

“Kami menemukan bahwa semakin banyak produk susu rendah lemak dalam diet wanita, semakin banyak kesulitan yang didapatnya untuk hamil,” kata Walter Willett, MD, seorang profesor nutrisi dan epidemiologi di Penelitian di Harvard School of Public Health.

4. Kurangi konsumsi gula

Perempuan yang menjalani program kehamilan sebaiknya mengurangi konsumsi gula dan pemanis karena keduanya mampu membuat gula darah melonjak cepat, meningkatkan produksi insulin serta menganggu keseimbangan hormon.

Oleh sebab itu, jika menjalani diet fertilitas, sangat baik untuk mengabaikan permen dan makanan atau minuman manis, termasuk jus buah, minuman energi. Soda manis, bahkan dikaitkan dengan infertilitas. Pemanis buatan juga sangat disarankan bagi dihindari karena dapat memicu respons kortisol yg menghambat ovulasi.

Selain mengonsumsi makanan sehat dan sejumlah nutrisi yg mendukung kesuburan, gaya hidup sehat penting bagi mempersiapkan kehamilan.

Dikutip dari Baby Center, ada 3 macam yang harus dihindari dan tidak dikonsumsi ketika program kehamilan karena dapat berdampak buruk.

Pertama, alkohol. Sebotol bir atau segelas anggur sesekali mungkin tidak mulai memengaruhi peluang untuk hamil. Namun, minum 2 gelas atau lebih minuman beralkohol dalam sehari bisa mengurangi potensi kehamilan.

Alkohol juga bisa membahayakan janin yang sedang berkembang. Selain itu, besar kemungkinan buat Anda tidak tahu persis kapan berovulasi atau hamil. Jadi sebaiknya, kurangi konsumsi alkohol atau tidak mengonsumsinya sama sekali.

Kedua, fast food. Makanan olahan dan cepat saji (fast food) umumnya mengandung lemak trans tinggi. Lemak trans diyakini memiliki kaitan dengan infertilitas.

Tidak hanya itu, lemak trans pun mulai meningkatkan produksi insulin. Kadar insulin yang tinggi menyebabkan banyak gangguan metabolisme yg mempengaruhi ovulasi.

Ketiga, kafein. beberapa penelitian menemukan konsumsi kafein yang tinggi dalam sehari, dapat mengganggu kesuburan. Oleh sebab itu, perempuan yg menjalani program kehamilan lebih baik tidak mengonsumsi kafein di atas 500 miligram sehari (sekitar lima cangkir kopi 8 ons).

Akan tetapi para ahli umumnya menilai bahwa konsumsi kafein rendah hingga melakukan (kurang dari 200 miligram per hari atau dua cangkir kopi 8 ons) seharusnya tidak mempersulit kehamilan.

Sejumlah ahli bahkan menyarankan agar sepenuhnya menghindari kafein kepada perempuan yg mengalami mengalami kesulitan untuk hamil.

(tirto.id –

Kesehatan

)

Kontributor: Dinda Silviana Dewi


Penulis: Dinda Silviana Dewi

Editor: Addi M Idhom

Artikel ini telah diterbitkan oleh tirto.id dengan judul Cara Diet Fertilitas Agar Cepat Hamil dan Tingkatkan Kesuburan – Tirto.ID.
Silahkan share jika bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *