Sudah pernah dengar Diet Enak, Bahagia dan Mengenyangkan atau disingkat DEBM? Metode diet ini cukup digandrungi karena diklaim dapat menurunkan berat badan dengan anjuran mengonsumsi makanan enak dan mengenyangkan! Kok bisa, ya?

diet-debm-doktersehat

Apa Itu Diet DEBM?

Diet Enak, Bahagia, dan Menyenangkan (DEBM) adalah metode diet buat menurunkan badan yang mengharuskan Anda untuk membatasi asupan karbohidrat dan uniknya, justru memperbanyak asupan protein dan lemak.

Diet Enak Bahagia dan Mengenyangkan menganggap bahwa asupan karbohidrat yaitu penyebab utama terjadinya kenaikan berat badan, namun jika cuma mengonsumsi buah dan sayur, hormon dalam tubuh kalian akan terganggu pembentukannya. Maka dari itu, konsumsi makanan tinggi lemak dan protein dianjurkan sebagai pendamping buah dan sayur.

Manfaat Diet DEBM

Jika dilihat dari prinsip diet DEBM, maka diet ini termasuk dalam diet yang sangat rendah karbohidrat. Umumnya, penerapan diet rendah karbohidrat memang efektif dalam menurunkan berat badan utamanya pada orang dengan kondisi obesitas.

Ada sejumlah manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menerapkan metode diet DEBM ini, yaitu:

  • Menurunkan berat badan
  • Menurunkan kadar kolesterol ‘jahat’ (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol ‘baik’ (HDL)
  • Meminimalisir risiko penyakit kardiovaskular
  • Mencegah penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi)
  • Mencegah penyakit diabetes
  • Mencegah gangguan metabolisme tubuh

Akan tapi, manfaat DEBM selain menurunkan berat badan belum dapat dikatakan kuat oleh karena masih minimnya bukti ilmiah yang mendukung. American Heart Association pun melaporkan bahwa belum ada cukup bukti yang dapat membuktikan efektivitas diet ini dalam mencegah penyakit jantung.

Cara Diet DEBM

Lantas, bagaimana cara melakukan diet DEBM? Berikut ini adalah informasinya!

1. Jauhi Karbohidrat, namun ‘Dekati’ Lemak dan Protein

Cara diet DEBM yang pertama tentu saja adalah dengan menghindari, atau setidaknya membatasi, konsumsi makanan yang kaya mulai karbohidrat.

DEBM menganjurkan Anda mengonsumsi makanan yg mengandung lemak dan protein dalam jumlah tinggi. Lemak dan protein berperan sebagai pemasok energi buat tubuh.

2. Pantangan DEBM

Apa saja makanan mengandung karbohidrat yg harus Anda hindari selama menjalankan DEBM? Berikut beberapa di antaranya:

  • Tepung
  • Kentang
  • Singkong
  • Ubi
  • Beras merah
  • Beras ketan
  • Makanan mengandung gula
  • Kacang-kacangan

Buah-buahan juga tak luput dari pantangan DEBM, yakni buah-buahan yang mengandung cukup banyak karbohidrat seperti:

  • Pisang
  • Semangka
  • Mangga
  • Pepaya
  • Melon

3. Makanan Pengganti Karbohidrat dan Buah

Cara melakukan DEBM adalah dengan membatasi asupan karbohidrat. Sebagai gantinya, Anda bisa mengonsumsi jenis makanan seperti:

Sementara pengganti buah-buahan berkarbohidrat, Anda bisa menggantinya dengan jenis buah seperti:

4. Perbanyak Lemak dan Protein Tinggi

Keunikan dari DEBM adalah, Anda justru disarankan untuk memperbanyak makan lemak. Hal ini bertolak belakang dengan metode diet kebanyakan yg mengharuskan Anda untuk menjauhi lemak.

Makanan tinggi lemak yg bisa Anda konsumsi seperti:

  • Daging sapi
  • Daging ayam
  • Telur
  • Ikan
  • Keju

5. Jangan Lewatkan Sarapan dan Makan Malam

Cara diet DEBM lainnya yg harus Anda lakukan adalah dengan tidak melewatkan sarapan.

Setelah bangun tidur, Anda diwajibkan untuk sarapan. Beberapa menu yg dianjurkan antara lain ayam, telur, ikan, keju, alpukat, dan berbagai macam jenis daging lainnya. Sementara untuk makan malam, batasi mengonsumsi karbohidrat.

Agar usaha menurunkan berat badan terlaksana dengan lancar, sebaiknya patuhi jadwal DEBM ini, ya.

Pilihan Menu Diet DEBM

Berikut adalah pilihan menu DEBM selengkapnya yg bisa Anda konsumsi selama program diet berlangsung:

  • Daging merah (daging sapi, daging kambing, daging babi)
  • Daging unggas (daging ayam, daging bebek)
  • Ikan (ikan salmon, ikan haddock, ikan forel)
  • Telur (disarankan telur omega-3)
  • Sayuran (bayam, brokoli, wortel)
  • Buah (jeruk, apel, pir, stroberi, blueberry)
  • Kacang-kacangan (almond, walnut, biji bunga matahari)
  • Produk olahan susu (keju, butter, yogurt)
  • Minyak esensial (minyak kelapa, minyak zaitun, minyak ikan)

Siapa Saja yang Boleh melakukan Diet DEBM?

Siapa saja boleh melakukan diet DEBM, selama penerapannya tepat. Terkhusus bagi Anda yg memiliki tujuan sebagai berikut:

  • Ingin menurunkan berat badan namun tidak mampu jika tidak makan daging
  • Ingin mengganti pola makan
  • Penyuka makanan rendah karbohidrat

Sebaliknya, DEBM tidak dianjurkan apabila Anda  sudah telanjur memiliki persoalan kesehatan seperti diabetes atau penyakit jantung.

Perhatikan Hal Ini Sebelum melakukan Diet DEBM

Sebelum menerapkan metode DEBM, ada sejumlah hal yg perlu Anda perhatikan, yakni sebagai berikut:

  • Melakukan pola makan tanpa asupan karbohidrat sama sekali
  • Selalu melakukan sarapan tanpa karbohidrat, contoh idealnya adalah telur, ikan, keju, ayam dan alpukat
  • Menyertakan protein hewani dalam setiap kali makan dan camilan. Camilan yang dianjurkan yang mengandung protein tinggi, misalnya telur dan keju
  • Sayur yang dianjurkan dalam diet ini adalah wortel, buncis, brokoli dan sayuran berdaun
  • Buah yang dilarang karena tinggi karbohidrat adalah pisang, pepaya, melon dan semangka
  • Penggunaan bumbu pengawet buatan, vetsin, garam, hingga kopi tidak dibatasi sama sekali
  • Beberapa pola makan diatur dengan restriksi diet berdasarkan jam makan malam

Diet DEBM Boleh, Asal Tidak Berlebihan

DEBM meminta Anda bagi MENGURANGI asupan karbohidrat, bukan menghindarinya sama sekali. Pasalnya, tubuh juga memerlukan karbohidrat guna menunjang metabolisme. Kekurangan karbohidrat akan memengaruhi metabolisme sehingga mulai berakibat pada kondisi-kondisi seperti:

  • Tubuh terasa lemas
  • Pusing
  • Hilang kesadaran

Sedangkan dalam jangka panjang, asupan karbohidrat yang tidak mencukupi akan mengganggu fungsi berbagai organ tubuh. Pun, diet yang rendah karbohidrat cenderung mulai menyebabkan berat badan justru berfluktuasi (naik-turun).

Bahkan, sebuah studi menemukan fakta bahwa pelaku diet rendah karbohidrat seperti DEBM ini memiliki risiko kematian dini 32 persen lebih besar!

Di sisi yang lain, pemilihan bahan makanan yang tinggi lemak dan protein sedikit banyak mulai memengaruhi kondisi kadar darah tubuh.

Berbagai panduan kesehatan dan penelitian telah membuktikan bahwa asupan makanan protein hewani dan penggunaan minyak yg lebih dari 5 porsi dalam sehari mampu meningkatkan kadar LDL dalam darah karena kandungan lemak jenuh yg tinggi. Sementara itu, konsumsi makanan protein tinggi yg berlebihan dalam jangka panjang dapat mengganggu fungsi ginjal.

Tentu boleh-boleh saja Anda coba DEBM, asal jangan terlalu ekstrem. Jika ragu, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter spesialis gizi seandainya berniat ingin menerapkan metode diet yang sesuatu ini.

Itulah diet DEBM yang diklaim mampu menurunkan berat badan secara cepat. Bagaimana, tertarik bagi mencobanya? Semoga berhasil!

  1. Anonim. Low-carb diet: Can it help you lose weight? https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/weight-loss/in-depth/low-carb-diet/art-20045831 (Diakses pada 14 November 2019)
  2. Gunnars, K. 2018. A Low-Carb Meal Plan and Menu to Improve Your Health. https://www.healthline.com/nutrition/low-carb-diet-meal-plan-and-menu#foods-to-avoid (Diakses pada 14 November 2019)
  3. Walbieser, J. 2018. This Is what Happens to Your Body When You Stop Eating Carbs. https://www.thehealthy.com/nutrition/what-happens-to-your-body-when-you-stop-eating-carbs/ (Diakses pada 14 November 2019)

DokterSehat | © 2020 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi