Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Air Putih, Amankah? Halaman all – Kompas.com

Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Air Putih, Amankah? Halaman all – Kompas.com

Custom Text

Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Air Putih, Amankah? Halaman all

KOMPAS.com – mulai dari diet keto sampai diet air putih, pilihan cara menurunkan berat badan saat ini telah sangat beragam. Ada yang aman, ada juga yg justru berbahaya untuk kesehatan.

Diet air putih, jika dijalankan sesuai anjuran, dianggap masih cukup aman buat dilakukan. Namun, apabila dilakukan berlebihan, maka kesehatan bisa menjadi taruhannya. Karena itu, kenali lebih jauh segala hal mengenai metode diet ini, sebelum mencobanya.

Apa itu diet air putih?

Orang yg menjalani diet air putih, tidak mengonsumsi apapun selain air putih. Makanan dan minuman lain seperti kopi, teh, atau minuman kemasan yang lain juga tidak dikonsumsi. Metode ini dianggap cukup efektif bagi membantu menurunkan berat badan.

Diet air putih hanya boleh dikerjakan selama 24-72 jam, atau maksimal selama 3 hari. Menjalani diet ini selama lebih dari tiga hari berisiko besar menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.

Diet air putih selama lebih dari 3 hari hanya boleh dikerjakan apabila sudah mendapatkan persetujuan dari dokter.

Baca juga: banyak Minum Air Putih Bisa Turunkan Berat Badan?

Bagaimana cara menjalankan diet air putih?

Cara bagi menjalani diet air putih sebenarnya sederhana. Namun bukan berarti mudah. Selama diet, kamu tidak diperbolehkan untuk mengonsumsi apapun kecuali air putih.

Air putih yg dikonsumsi disarankan berjumlah 3 liter perharinya. Pasalnya, kamu hanya akan mendapatkan cairan dari air putih, dan bukan dari asupan lain seperti buah atau sayur. Perhatikan juga durasi maksimal untuk diet air putih, yaitu tiga hari.

Setelah selesai menjalaninya, rasa belum makan pasti menghampiri. Namun, jangan langsung makan terlalu banyak, karena hal ini bisa membuat sakit. Makanlah sedikit demi sedikit, hingga kondisi tubuh sudah kembali terbiasa dengan makanan berat.

Kamu juga mampu melakukan diet secara berselang-seling. Metode ini disebut juga dengan intermitten fasting. Artinya, pada hari-hari tertentu, kamu hanya mulai mengonsumsi seperempat dari total kalori yang biasa dikonsumsi sehari-hari.

Contohnya adalah diet 5:2, yaitu selama 5 hari dalam satu minggu kamu makan seperti biasa, dan sisa 2 hari lainnya, mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi, salah satunya dengan diet air putih.

Melakukan intermitten fasting secara rutin, disebut dapat mengurangi risiko diabetes, menurunkan indeks massa tubuh, dan membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Baca juga: Jangan Lewatkan 13 Manfaat Air Putih untuk Kesehatan

Tips menjalani diet air putih yang aman

Jika sebelumnya belum pernah menjalani diet air putih, sebaiknya jangan langsung melakukannya secara penuh.

Kita disarankan bagi mecoba diet air putih selama 1 hari terlebih dahulu, dan memastikan tidak ada efek samping yg membahayakan kesehatan.

Menjalani diet air putih lebih dari 3 hari, baru dapat dilakukan setelah berkonsultasi dengan dokter.

Menjalani diet air putih mampu melelahkan, baik secara fisik maupun mental. Sehingga, sebaiknya melakukan langkah-langkah di bawah ini sebagai persiapan sebelum menjalankannya.

  • Sebelum memulai diet air putih, makanlah yang cukup dan konsumsi makanan yg dapat memberikan energi lebih.
  • Pilih waktu diet ketika sedang tidak banyak kegiatan, sehingga ada banyak waktu bagi istirahat.
  • Jangan memaksakan diet seandainya sedang lelah atau merasa tidak enak badan.
  • Hindari berolahraga secara berlebihan.
  • Mulai proses diet secara perlahan, misalnya dengan mengurangi porsi makan.
  • Selama menjalani diet air putih, kamu perlu mengonsumsi cukup cairan sepanjang hari. Namun, perlu diingat jangan minum terlalu poly, karena hal itu justru akan mengganggu kesehatan.

Tetap waspadai risiko diet air putih

Meski memiliki poly manfaat untuk kesehatan, diet air putih juga memiliki risiko yang mungkin muncul. Berikut ini risiko yang perlu diwaspadai, apabila ingin menjalani diet air putih untuk menurunkan berat badan.

1. Berat badan turun, tapi lemak tidak hilang

Karena konsumsi air putih membatasi asupan kalori harian, berat badan akan turun dengan cepat. Namun, turunnya berat badan bukan disebabkan karena hilangnya lemak, melainkan berkurangnya kadar cairan tubuh, karbohidrat, dan massa otot.

2. Kekurangan nutrisi

Tidak mengonsumsi apapun selain air putih selama beberapa hari, akan membuat kita kehilangan asupan vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya yang diperlukan tubuh. Padahal, semua zat tersebut dibutuhkan agar tubuh bisa berfungsi dengan baik.

3. Dehidrasi

Diet air putih juga bisa membuat kehilangan cairan tubuh. Sebab, selama ini sebenarnya kita tidak hanya mendapatkan cairan tubuh dari minuman, namun juga dari makanan yang dikonsumsi.

Jika tidak makan, tapi tetap mengonsumsi air putih seperti biasa ketika melakukan diet ini, kita akan kekurangan cairan di tubuh.

4. Tekanan darah rendah

Mengonsumsi terlalu banyak air, bisa menurunkan tekanan darah sampai ke level yg berbahaya (hipotensi). 

Kamujuga bisa mengalami hipotensi ortostatic, yaitu turunnya tekanan darah secara tiba-tiba ketika mengubah posisi dari duduk ke berdiri. keadaan ini bisa menyebabkan pusing.

5. Lemas, sulit fokus

Membatasi kalori secara berlebihan, dapat memicu kondisi lemas, kelelahan, dan linglung. Saat tubuh kekurangan kalori, fungsinya akan sulit buat berjalan secara optimal dan membuat sulit berpikir dan fokus.

6. Bisa memperparah beberapa kondisi penyakit

Mengonsumsi terlalu banyak air putih, dapat memperparah beberapa penyakit, seperti asam urat, diabetes, gangguan makan, dan heartburn.

7. Memicu binge-eating

Binge-eating atau nafsu makan tak terkontrol, bisa terjadi saat seseorang telah selesai sedang diet, yang terlalu membatasi asupan kalori.

Tidak semua orang boleh menjalani diet air putih

Ada dua kelompok individu yang sebaiknya tidak menjalani diet air putih, seperti di bawah ini.

  • Lansia
  • Anak dan remaja berusia di bawah 18 tahun
  • Orang yang memiliki gangguan makan
  • Berat badan kurang
  • Sedang hamil atau menyusui
  • Memiliki riwayat penyakit jantung
  • Penderita diabetes tipe 1 dan 2
  • Sering migrain
  • Akan sedang donor darah
  • Mengonsumsi obat-obatan tertentu

Diet air putih yaitu salah satu alternatif dari sekian banyak cara menurunkan berat badan yg ada. Sebelum melakukannya, lebih baik berkonsultasi terlebih dahulu ke dokter, untuk mengetahui kemampuan tubuh dalam menjalaninya.

Belum banyak penelitian yg menjelaskan mengenai metode ini. Sehingga, kita perlu berhati-hati ketika menjalaninya dan pahami risiko maupun efek samping yg mungkin terjadi.

Ingat, cara terbaik untuk diet tetaplah dengan mengonsumsi makanan yg sehat dan bergizi, serta berolahraga secara teratur.

Baca juga: Waktu-waktu Wajib Minum Air Putih

Artikel ini telah diterbitkan oleh lifestyle.kompas.com dengan judul Menurunkan Berat Badan Dengan Diet Air Putih, Amankah? Halaman all – Kompas.com.
Silahkan berbagi jika bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *